Friday, 7 December 2012

Warkah Buatmu


Tika hati mulai luka terpalit seribu duka,
Ibarat setiap titis air mata buat cinta seolah-olah tidak berharga,
Ada tangan yang menghulur menjanjikan cinta,
Saat itu hati seakan menjauh,
Dendam akan perasaan yang bernama cinta,
Tidak semudah itu mencambahkan benih cinta,
Selepas hati luka berdarah,
Luka yang pasti meninggalkan parut yang mungkin bersisa,
Parut luka yang bisa berdarah kembali,
Apakah mahu menaruhkan sekeping hati buat cinta sekali lagi?
Tanpa mengetahui nasib diri?
Apakah bahagia atau memori lama kembali ke layar hidup yang fana ini?
Saat itu seperti ada bisikan puitis membisikkan kata cinta,
Dengan rela hati menyambut cinta,
Mencuba untuk kesekian kalinya,
Walau pada mulanya hati diragut rasa curiga,
Tidak sanggup untuk bertarung demi cinta,
Namun saat insan yang menghulur cinta seakan tegar untuk bersama,
Ku sambut huluran dengan mesra,
Benih yang mula bercambah kini mekar,
Bersama bunga-bunga yang merias indah alam semesta,
Hati mulai terpaut untuk bersama sang cinta,
Debaran cinta kembali terasa,
Degupan jantung seakan mengerti  jiwa yang disirami cinta,
Tidak dapat digambarkan akan indahnya perasaan begini,
Angin lalu terbang bersama sisa luka lama,
Terima kasih buat insan teristimewa,
Hanya kamu raja di hati dan akulah permaisuri.

STICKY NOTE : SELAMAT ULANG TAHUN :)

hug and kisses,

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Cool Red Outer Glow Pointer